wildan suhartini

Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh. (Asy-syu'ara : 83)

Merayu Allah??

16 Komentar

bungaMalam Sabtu, eta malam panjang. Malam Nonton pilem.

sepertinya saya sulit Move-On dari pilem Hacker. sudah banyak koleksi pilem Hacker, dan entah mengapa gak bosen-bosen *malam ini khatam pilem antitrust. setiap kali melihat pilem hacker, imajinasi dikepala meloncat-loncat girang, ide-ide baru berdatangan. Mungkin, Lama-lama saya jatuh cinta sama program ( tanpa mer) setelah jatuh cinta dengan Chef. bahasa mesin dengan si Biner yang penuh pilosopi (gak bisa pake f, maap sunda pisan abimah) benar-benar memesona. kelepek-kelepek.

Tidak pernah benar-benar tahu rencana apa yang sedang Allah siapkan, ketika merencanakan sesuatu justru Allah sering berkehendak lain dan menggantinya dengan sesuatu yang belum pernah direncanakan. semakin terobsesi terhadap sesuatu, kadang merasa bahwa Allah semakin menjauhkan dan menggantinya secara total. Kadang, pada akhirnya semakin takut untuk meng-obsesi-kan sesuatu, bahkan enggan untuk membayangkan (mimpi). tentu saja terlalu terobsesi tidak baik, tapi mematikan diri dari mimpi-mimpi juga suatu yang kurang bijaksana.

Seperti biasa, karna dari dulu tumbuh dengan dongeng-dongeng hingga saat ini suka dongeng, paling tidak Novel-lah. karna sekarang tidak ada yang men-dongeng-kan, selain baca Novel akhirnya belajar untuk bercerita. Ada tipe orang yang entah mengapa, tiba-tiba saat bertemu cerewet langsung keluar. pengennya cerewet saja. Tapi, ada juga tipe orang yang saat bertemu, pengennya jadi si Pendiam. Males aja buat ngomong. kalau lagi kaya gini, mirip manusia si Ratu Kalem. Karna cerewet lagi kumat, akhirnya mengalirlah cerita-cerita.

Maklum, Mahasiwa tingkat akhir yang sedang berjuang melawan jeratan skripsi dan mata kuliah yang masih se-abrek bercerita tentang masa depan-kemana-setelah lulus, adalah topik yang paling menyenangkan sekaligus *kadang menjadi bibit sumber depresi.

“Emak, kamu itu sebenarnya mau lanjut kemana sih pengennya? atau pengen kerja dimana? perasaan kamu itu ngompor-ngomporin kita tapi gak pernah cerita kamu pengen apa.” biasalah, 2 orang kunyit itu selalu saja ingin tau.

“Aku mau jadi petani. kalian gak percaya? tuh draft proposal rancangan pertanian masa depanku udah hampir jadi. Udah, kalian pergi sana sekolah di Kyoto. entar aku say hallo digerbangnya. jangan lupa persiapkan IELTS dari sekarang. belajar Kanji-hiragana-katakana. endang Hijrah.” *kadang heran, dari ribuan universitas kereen, mengapa hanya ada Kyoto di kepala mereka ber-2?

“Emak, jangan jadi petani please… entar kamu nikah sama petani. ojo mak, ojooooo!!! Kamu udah ditawarin loh sama si Ibu, sayang banget kesempatannya kalau gak diambil.”

“Woi, ngapain repot-repot mikirin yang begituan. ngawur lagi. lagian gak ada yang salah sama petani, tau!. petani itu pilosopinya keren, mereka nungguin panen sampe 3 bulan, ngerawat tanaman tiap pagi-sore, memastikan gak ada hama, kalau ada serangan ulat dengan teliti di periksa daun 1-1. Gak bisa kerja dengan emosi/Marah yang gak terkendali. semoga saja kesabarannya juga sama dalam kehidupan. gak ada cerita petani sejati bacok istri atau men-2.

Programmer gak bisa melek didepan layar kalo gak ada makanan ringan dan kopi yang ditanem petani. gak ada hacker kece kalo gak ada petani, kelaparan *gak sempet konsen liat deret algoritma. gak ada Chef yang hebat kalo gak ada petani yang nanem Bahan-bakunya. gak ada!!!

Kalian pernah perhatikan, siapa saja mahasiswa yang sedang sekolah di LN? penemu-penemu keren? mahasiswa prestatif dinegeri orang? kalau diperhatikan, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang taat beribadah, mereka yang memegang teguh prinsip, mereka yang sulit sekali digoyahkan keyakinannya. mereka yang selalu menginggat Allah dan menyertakan Allah disetiap langkah mereka.

*entah mengapa, semuanya diam dan air mata saya menggenang

Pak Susingh tadi pagi, benar. kalau mau memahami secara utuh. menjadi bijaksana dan lebih terbuka, maka berhijrah-lah. hijrah!! hey, bukannya Imam Syafi’i juga mengatakan hal yang sama? jadi, Kalau kamu mau maju, coba deh sesekali keluar dari zona Banyuwangi dan Pati. heuuh. ono opo sih dhi Banyuwangi karo Pati?

setelah beberapa waktu, semakin disadarkan bahwa mereka yang kita ‘Anggap’ keren itu seseorang yang selalu mendekat kepada Allah. minta langsung kepada Allah. mungkin ditengah kelelahan mereka, mereka masih berusaha sekuat tenaga menyapa Allah disepertiga malam meski sebenarnya mereka belum istirahat cukup. mungkin, itu yang membedakan antara kita dengan mereka selain kualitas ikhtiarnya yang berbeda juga”.

“Emak, berati kita harus Merayu Allah dong?” Tanya teman.

“Entah-lah hahaaa. mungkin. Emang kamu berani merayu Allah, wong merayu Mbk Kos aja ngacir duluan LOL.”

“Mak, entar aku main ya keremuh mu, jalan-jalan di hutan”

“Gilee, emang kampungku hutan. hutan observasi gitu? atau hutan lindung. heh, meskipun aku jadi petani, bukan berarti aku berhenti belajar. oh meeeen, semakin lama semakin sadar kalau pengetahuanku itu no besar. gak ada apa-apanya. banyak lupa. masih jauuuuuuuuh, sejauh jalan panjang ribuan Tol cipularang. rasanya, aku baru sadar kalo aku benar-benar bodoh. broooooh, aku pengen magang di Israel, kereen banget teknologi rekayasa pertanian di sana. boleh gak ya?”

“Israel? ngawur kamu. tapi gak papa sih kalo buat belajar, paling kamu dikira mata-mata HAMAS!”

phd-what-u-knowPernah baca artikel tentang hipotesis seorang peneliti yang bilang kalau pulau jawa, suatu saat akan menjadi kota terluas dan terpanjang di dunia (Serang-Banyuwangi). karena hutan dan kebun berubah jadi perumahan dan indomaret-alfamart-alfamidi. maka, biarlah kampung saya menjadi pengecualian.

*mengapa ingin jadi petani?? itu ada ceritanya. karena saat ini, profesi itulah yang sepertinya bisa dilakukan tanpa……….ting-nong πŸ™‚

Iklan

Penulis: Wildan Suhartini

INFJ#tidak ada yang spesial, biasa saja ^_^

16 thoughts on “Merayu Allah??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s